Cara Membaca Pola Jahit:
Panduan Utama untuk Pemula
Pola jahit memang terlihat seperti kumpulan garis, angka, panah dan simbol yang membingungkan. Tapi sebenarnya, semua tanda itu panduan bagaimana cara menggunakan pola tersebut dengan benar.
Bagi para pemula, melihat pola jahit untuk pertama kalinya bisa terasa sedikit menakutkan.
Ada garis yang saling bertumpuk, tanda panah, takik, lingkaran kecil, garis lipatan, bahkan simbol-simbol yang seolah memiliki bahasa mereka sendiri.
Belum lagi instruksi yang menyertainya. Kadang sangat singkat, kadang terasa seperti kita seharusnya sudah tahu semuanya.
Jangan khawatir. Setelah mengetahui arti dari tanda-tanda tersebut, sebuah pola jahit sebenarnya jauh lebih mudah dibaca.
Setiap pola jahit, baik pola fisik maupun pola digital PDF, memiliki elemen-elemen penting yang membantu kita memahami bagaimana sebuah pakaian harus dipotong dan dijahit.
Jadi, sebelum langsung mengambil gunting, luangkan sedikit waktu untuk "membaca" pola terlebih dahulu.
Kenali Istilah yang Sering Muncul pada Pola
Jika Anda baru pertama kali membeli pola jahit digital, ada beberapa istilah yang sebaiknya Anda kenali terlebih dahulu.
Pattern maker yang berbeda bisa menggunakan standar kampuh yang berbeda pula. Ada pola yang sudah memiliki kampuh 1 cm, sementara pola lainnya mungkin menggunakan 1/2 inch atau sekitar 1,27 cm.
Selalu periksa keterangan pada pola sebelum mulai memotong.
Simbol dan Garis pada Pola Jahit
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling sering membuat pemula mengernyitkan dahi: simbol dan garis pada pola.
Setiap pattern piece atau potongan pola merupakan bagian dari keseluruhan pakaian. Sekecil apa pun ukurannya, jangan sampai ada yang terlewat.
Contoh Sebuah Pola Kemeja Akan Memuat Potongan Pola Seperti Dibawah Ini:
Pattern Symbol Cheat Sheet
Tidak semua pola menggunakan simbol yang persis sama, tetapi daftar berikut akan membantu Anda mengenali tanda-tanda yang paling umum.
Apa yang Dimaksud dengan Garis Potong?
Pada pola jahit, Anda mungkin akan melihat beberapa garis yang saling bertumpuk. Hal ini biasanya terjadi ketika sebuah pola dibuat dalam bentuk bundle, satu pola menyediakan beberapa ukuran dalam desain yang sama.
Setiap ukuran dapat ditunjukkan dengan gaya garis yang berbeda. Tugas kita adalah memilih garis yang sesuai dengan ukuran yang akan dibuat.
Jangan buru-buru memotong semua garis yang terlihat. Tentukan dulu ukuran yang akan digunakan, kemudian ikuti garis potong untuk ukuran tersebut.
Apa Fungsi Notch atau Takik?
Takik adalah tanda pencocokan pada potongan pola. Fungsinya membantu kita mengetahui bagian mana yang harus bertemu ketika dua potongan kain dijahit.
Misalnya, takik pada kepala lengan digunakan untuk membantu mencocokkan lengan dengan lubang lengan pada badan.
Anggap notch seperti puzzle kecil, untuk menyamakan/mencocokan sebuah posisi sambungan, misal puncak lengan dan puncak bahu. Kalau dua tanda yang seharusnya bertemu tidak cocok, kemungkinan ada sesuatu yang perlu diperiksa kembali.
Apa Arti “Cut One Pair”?
Jika pola meminta Anda untuk cut one pair, artinya potongan pola tersebut perlu menghasilkan dua bagian yang berpasangan atau simetris.
Cara penataannya bergantung pada instruksi pola dan desain pakaian. Perhatikan apakah pola meminta kain dilipat, apakah sisi kanan dan kiri harus dibuat berpasangan, serta apakah kain memiliki sisi atas dan bawah.
Apa yang Dimaksud dengan “Cut on Fold”?
Cut on fold berarti bagian pola tersebut diletakkan tepat pada lipatan kain dan dipotong tanpa memotong garis lipatan tersebut.
Teknik ini biasanya digunakan pada bagian yang simetris, sehingga setelah kain dibuka kita mendapatkan satu bagian utuh dan simetris.
Contohnya dapat ditemukan pada bagian tengah depan atau tengah belakang pakaian, rok, beberapa jenis kerah, serta berbagai pattern piece lainnya.
Jika sebuah sisi pola diletakkan pada lipatan kain, sisi tersebut biasanya tidak membutuhkan kampuh jahitan, karena nantinya menjadi garis tengah dari bagian tersebut.
Dan, jika terdapat intruksi Cut on Fold maka dia akan berkorelasi dengan garis dengan tanda "Fold - Lipatan" atau "Fold along this line - Lipat sepanjang garis ini".
Apa Itu Grainline pada Pola Jahit?
Grainline adalah garis yang menunjukkan arah penempatan pola terhadap serat kain.
Biasanya ditunjukkan dengan sebuah garis panjang dengan anak panah di salah satu atau kedua ujungnya. Grainline perlu ditempatkan sejajar dengan arah serat lurus kain, kecuali pola memberikan instruksi lain.
Bagaimana dengan Potongan Miring atau Bias?
Kain yang dipotong sekitar 45° terhadap arah serat lurus disebut potongan bias atau diagonal.
Potongan bias memiliki karakteristik jatuh dan kelenturan yang berbeda dari potongan pada arah serat lurus. Karena itu, beberapa desain pakaian sengaja menggunakan bias cut untuk mendapatkan efek jatuh tertentu.
Jika kain memiliki motif satu arah, tekstur, bulu, atau arah permukaan tertentu, perhatikan arah kain ketika meletakkan pola. Semua potongan sebaiknya mengikuti arah yang benar agar hasil akhirnya terlihat konsisten.
Lengthen & Shorten Lines
Pola jahit biasanya dibuat berdasarkan ukuran tubuh dan tinggi badan tertentu. Jika proporsi tubuh Anda berbeda dari ukuran standar pattern maker, Anda mungkin perlu melakukan penyesuaian panjang atau pendek.
Untuk itulah beberapa pola menyediakan lengthen / shorten lines.
Darts atau Kupnat
Kupnat digunakan untuk mengambil sebagian volume kain sehingga pakaian dapat mengikuti bentuk tubuh dengan lebih baik.
Pada pola, kupnat biasanya terlihat seperti dua garis yang bertemu menuju satu titik. Kedua garis tersebut disebut kaki kupnat, sedangkan titik pertemuannya mengarah ke puncak kupnat.
Kupnat dapat ditemukan pada badan depan, badan belakang, rok, dan berbagai bagian pakaian lainnya untuk membantu membentuk siluet.
Garis Kerut - Gathering Lines
Jika sebuah bagian pakaian memiliki efek kerut, pola biasanya memberikan tanda berupa garis bergelombang atau tanda yang menunjukkan area tempat kerutan perlu dibuat.
Lipatan - Tucks
Lipatan / Tucks adalah lipatan yang dibuat untuk menyatukan dua titik, caranya adalah dengan mempertemukan bagian-bagian yang diberi tanda seperti ilustrasi di bawah ini.
Lipit - Pleats
Pleat atau lipit biasanya ditunjukkan dengan tanda panah yang menunjukkan arah lipatan serta garis yang menjadi batas lipatan tersebut.
Pockets — Saku
Posisi saku pada pakaian biasanya sudah ditentukan pada pola melalui tanda tertentu.
Saat memindahkan pola ke kain, jangan lupa menandai posisi saku tersebut agar penempatannya sesuai.
Buttons & Buttonholes — Kancing dan Lubang Kancing
Posisi kancing dan lubang kancing biasanya ditandai pada pola menggunakan simbol tertentu, sering kali berupa lingkaran atau garis kecil.
Perhatikan tanda tersebut karena penempatannya telah diperhitungkan oleh pattern maker agar kancing dan lubang kancing berada pada posisi yang tepat.
Fabric Lay Plan — Cara Meletakkan Pola di Atas Kain
Setelah memahami simbol-simbol pada pola, sekarang saatnya melihat bagaimana semua potongan tersebut ditempatkan di atas kain.
Fabric lay plan atau cutting layout merupakan panduan yang menunjukkan bagaimana pattern pieces dapat diletakkan di atas kain berdasarkan lebar kain yang direkomendasikan.
Lay plan sangat membantu kita memperkirakan kebutuhan kain dan mengatur semua pattern pieces sebelum memotong.
Lay plan adalah panduan, bukan selalu sesuatu yang harus diikuti secara kaku.
Saya pribadi sangat tidak suka membuang kain. Jika sebuah pola memiliki banyak potongan kecil, saya biasanya mencoba beberapa kemungkinan tata letak terlebih dahulu untuk melihat apakah kain dapat digunakan dengan lebih efisien.
Kadang-kadang kita bisa mendapatkan sisa kain yang jauh lebih besar hanya dengan sedikit membolak-balik pola , seperti bermain puzzle, sebelum mulai memotong.
Checklist Sebelum Memotong Bahan
Now You Can Read the Pattern.
Pola jahit mungkin terlihat seperti kumpulan garis dan simbol yang rumit ketika pertama kali melihatnya.
Tetapi semakin sering Anda menggunakannya, semakin mudah mata mengenali bahasa kecil yang ada di dalamnya.
Jadi jangan takut membuka pola baru. Ambil waktu untuk melihatnya, memahami tandanya, lalu mulai membuat sesuatu.
Bookmark dan Share artikel ini supaya Anda bisa kembali kesini.
Ingat, keterampilan adalah aset yang tidak pernah sia-sia.
Semakin sering digunakan dan diasah, semakin besar pula manfaatnya.
Sampai jumpa di artikel berikutnya. ♡ Nina





.webp)









